Akhir-akhir ini efek dari fenomena Korean Wave mulai menghinggapi
sebagian besar ABG di Indonesia, siapa yang tidak kenal Yoona SNSD, Si
Won Super Junior atau Kim Hyun Joong? mayoritas pasti menganggukan
kepala dan secara antusias akan berbicara tentang idol mereka
masing-masing.
Umumnya para ABG mengagumi bakat akting, tarian, musik dan ketampanan
atau kecantikan artis Korea yang terlihat begitu mempesona dengan kulit
putih bercahaya tanpa cela, hidung mancung, bibir seksi, tinggi badan
proposional nan semampai dan keindahan ragawi lainnya, jujur saja daya
tarik fisik inilah yang diutamakan dibandingkan bakat seni artis asal
korea itu, suatu kebohongan jika menyukai idol korea hanya semata bakat
seninya saja, dan bagi saya itu wajar setiap makhluk hidup menyukai
keindahan, bahkan Tuhan pun konon mencintai keindahan.
Maka, booming lah produk-produk kecantikan wajah yang mencatut nama
Korea, pemutih wajah dan badan asal Korea, penghilang kerut Korea dan
sebagainya, dunia fashion tidak luput dari Korea-isasi. Semuanya
terhanyut dalam invasi budaya Korea, ingin memiliki kulit putih Korea,
cantik seperti artis Korea, berbusana ala artis Korea. Saya sendiri akui
desain ala Korea itu bagus, up to date dan unik, membuat setiap
pemakainya terlihat fresh dan stylish. Lantas bisakah kita cantik dan
tampan seperti orang Korea? Jawabannya tergantung, karena ada beberapa
rahasia yang membuat artis Korea terlihat begitu cantik dan sempurna,
mari kita bahas satu persatu:
Iklim dan cuaca Korea Selatan
Korea Selatan yang memiliki 4 musim dimana memiliki iklim dan cuaca
rata-rata dingin sampai sejuk, suhu musim dingin yang mencapai minus
celsius sampai musim panas dengan suhu rata-rata 22-27 C dan suhu
maksimal 30 C, lalu bandingkan dengan Jakarta
yang sepanjang tahun bersuhu panas 27-32 C. Perbedaan cuaca ini yang
membuat sekumpulan orang yang tinggal di cuaca dingin warna daripada
kulitnya akan lebih pucat atau putih dibandingkan dengan mereka yang
tinggal di daerah panas, dan jika berlangsung lama akan diturunkan dari
generasi satu ke generasi dibawahnya dan menjadi ciri genetika. Jadi
tidak apa kita yang tinggal di Indonesia berkulit sawo matang karena
sudah merupakan bentuk pertahanan alami kulit terhadap sinar UV yang
terpancar lebih kuat di area khatulistiwa seperti Indonesia
Kebiasaan Operasi Plastik Wajah/ Kosmetik
Apa yang pertamakali terpikirkan ketika melihat gambar di atas; merasa
pernah melihatnya di layar kaca? Yup, dia adalah salah satu aktris Korea
yang melakukan operasi plastik
secara bertahap pada seluruh bagian wajahnya mulai tulang pipi, jaw
bone (tulang rahang), mata, sulam alis, bibir dan nosejob/rynoplasty
(hidung), hasil operasi plastik yang fantastis mengingat perbandingan
antara wajah sebelum dan sesudah operasi sangat jauh berbeda.
Nobody's perfect, orang-orang
Korea dianugerahi tubuh yang tinggi, warna kulit yang lebih cerah, putih
pale dan halus, akan tetapi orang Korea juga (dulu) dikenal dengan mata
yang sangat sipit, bentuk wajah square (kotak) dan tulang pipi yang
lebih menonjol. Berkat teknologi operasi plastik di awal tahun 2000-an
yang membuat masyarakat Korea memiliki wajah yang terlihat sempurna.
Ditambah lagi cara pandang hidup mereka yang lebih menghargai wajah
cantik/tampan dalam pekerjaan sebagai mitos kesuksesan, sehingga
masyarakat Korea lebih menerima dan tidak memandang rendah segala bentuk
upaya permak wajah seperti operasi plastik ini, kata teman saya yang
pernah travelling kesana, klinik-klinik kecantikan operasi plastik
bagaikan salon kecantikan di jakarta, bertebaran dimana-mana dengan tarif yang berbeda sesuai dengan kulitas hasil yang didapatkan.
Masih tetap ingin cantik/tampan seperti aktris dan aktor Korea idolamu?
Menurut saya semua orang bisa cantik/tampan tanpa perlu melakukan
tindakan-tindakan yang dilarang agama, karena kecantikan yang
sesungguhnya lahir dari pribadi yang bersyukur, rendah hati dan selalu
menghargai orang lain. Yup, Inner beauty akan selalu terpancar sepanjang
masa, sedangkan kecantikan ragawi akan segera luntur seiring waktu.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar